Selasa, 26 Oktober 2021

Bayar BPJS Kesehatan Supaya Tidak Dapat Sanksi Ini

Ada beberapa sanksi yang akan diberikan bagi anggota BPJS yang telat membayar. Sanksi bisa diberikan berupa denda atau yang lebih fatal. Sebagai peserta BPJS, kewajiban Anda yang paling penting adalah Bayar BPJS Kesehatan dengan tepat waktu. Dengan memiliki asuransi, tentu sangat bermanfaat bagi kehidupan Anda di masa mendatang.

Sebelum membahas tentang sanksi yang diberikan untuk yang telat bayar BPJS, Anda perlu tahu sekilas mengenai beberapa manfaat BPJS. Perlu Anda ketahui bahwa BPJS kesehatan memiliki beberapa kelebihan yaitu:

  • Preminya tergolong murah.
  • Tidak menggunakan medical check up.
  • Asuransi kesehatan dijamin seumur hidup.
  • Perubahan data secara online.

Masih banyak keuntungan lain yang bisa Anda peroleh. Syaratnya harus membayar tagihannya dengan tepat waktu. 

Bagaimana Sanksi Telat Bayar BPJS Kesehatan?

Pertanyaannya, bagaimana sanksi yang diberikan ketika peserta telat membayar BPJS? Berikut ini adalah beberapa sanksi apabila Anda telat membayar BPJS:

  • Status peserta dinonaktifkan untuk tanggal 1 di bulan berikutnya. Hal ini akan membuat pelayanan kesehatan peserta diberhentikan untuk sementara waktu.
  • Kepesertaan bisa menjadi aktif kembali apabila peserta membayar paling banyak 24 bulan dan membayar iuran bulan berjalan. Besaran denda yang dikenakan akan mengacu peraturan perundang-undangan.
  • Jika peserta membutuhkan pelayanan rawat inap dalam kurun waktu 45 hari semenjak kepesertaan aktif kembali, maka peserta dikenakan denda pelayanan.

Apa Saja Dampak Buruk Telat Bayar BPJS?

Bukan hanya dikenai sanksi, Anda juga akan mendapat beberapa kerugian apabila sampai telat membayar BPJS. Seperti beberapa kerugian berikut ini:

  • Tunggakan yang ditanggung peserta akan semakin besar dan terasa memberatkan apabila peserta ingin mengaktifkan kembali.
  • Tunggakan per bulan yang ditinggalkan tetap harus dibayar.
  • Jika peserta tidak melunasi tunggakan, anggota keluarga juga tidak bisa mendaftar BPJS.
  • Banyak biasa yang dibutuhkan untuk berobat apabila tidak memanfaatkan BPJS Kesehatan.

Bagaimana Contoh Kasus untuk Pengaktifan BPJS?

Ada beberapa kasus di mana para peserta telat bayar sampai BPJS dinonaktifkan. Kemudian, kembali mengaktifkan akun pada bulan berikutnya. Ada persyaratan yang harus Anda perhatikan, lebih jelasnya perhatikan contoh kasus berikut ini:

Ada peserta yang telat membayar BPJS selama 2 bulan ke belakang sampai bulan ketiga (bulan ini). Kemudian 10 hari kemudian peserta itu rawat inap. Maka peserta yang mengklaim tersebut harus membayar denda 5% dari biaya rawat inap, serta dikalikan jumlah dari bulan yang tertunggak.

Bagaimana Tips Agar Tidak Telat Bayar BPJS?

Supaya pembayaran BPJS tidak terlambat, Anda perlu memperhatikan beberapa hal. Siapkan uang tagihan setelah Anda gajian, ingat bahwa tagihan harus dibayar tepat waktu. Jangan sampai tanggungan menjadi bertumpuk hingga akhirnya akan merugikan diri Anda sendiri.

Jika Anda adalah seseorang yang tidak memiliki banyak waktu, solusi terbaiknya adalah membayar tagihan secara online. Salah satunya melalui Bank Sinarmas yang menawarkan berbagai layanan pembayaran BPJS terbaik dan termudah.

Anda bisa melakukan pembayaran melalui Bank Sinarmas lewat channel ATM, teller, Internet Banking, serta SimobiPlus. Jika ingin yang paling praktis, maka Anda bisa membayarnya lewat aplikasi SimobiPlus.

Itulah beberapa hal yang berhubungan dengan sanksi jika telat bayar dan tips bayar BPJS Kesehatan agar tidak terlambat. Pastikan Anda mempercayakannya pada Bank Sinarmas sebagai solusi bayar BPJS online terbaik.



0 komentar:

Posting Komentar